Walaupun gencaran Bayern Munich terus berdatangan Chelsea tetap kokoh. Sempat galau saat Thomas Mueller menyarangkan Gol, tapi langsung di balas Chelsea lewat Drogba.
Perpanjangan waktu pun tidak merubah skor, sehingga harus dilanjutkan dengan penalti. Mental diuji, dan Chelsea, tanpa diduga, lolos dari ujian ini
Apa ya kira – kira peran Law Of Attraction dalam Laga Final kemaren:
1. Jadi (solusi) Apa yang dimau
Frank lampard galau saat Thomas Mueller menyarangkan gol. Namun dia berpikir, jadi solusi apa yang aku mau? Galaunya jadi netral dan bermain lepas.
Sebagai pemain tengah, perannya penting. Dengan bermain lepas, akibat fokus ke solusi, tekanan untuk menang bisa hilang. Di bawah komando Lampard, Chelsea menyamakan kedudukan
2. Keraguan Untuk Menang, di netralkan dengan mencari Bukti
Penalti mempunyai porsi mental yang lebih besar. Apabila keraguan yang memenuhi mental para algojo dari Chelsea, tentunya piala ga akan dibawa ke Stamford Bridge.
Kemudian Lampard dan pemain lain mencari bukti bahwa mereka adalah pemenang:
A. Kemenangan Dramatis Chelsea atas Barcelona
B. Memenangi Piala FA
C. Peter Chec menggagalkan gol Frank Riberry
Melihat Bukti diatas, Frank Lampard CS dapat menetralkan keraguannya. Sehingga berkata “Kami akan melakukan ini dan Kami yakin”
Fokus ke solusi sangat penting, sehingga solusi yang kita tidak duga arah datangnya dapat menghampiri. Ini disebabkan kita melihat segala kemungkinan, semua yang ada di depan kita sebagai jalan keluar
Sedangkan apabila kita ragu akan kesuksesan yang bakal kita raih, cari Bukti. Contoh : “Ada ga ya, orang seumuran saya, dengan background sepeti saya, sukses?”
Sumber berita : http://bit.ly/KoYuMq
Tolong Sebarkan Bila Bermanfaat, Terima Kasih :)
Like this:
Be the first to like this post.